Market Info
| index | Change | % | ||
|---|---|---|---|---|
| DJIA | 12.986,58 | 181,19 | 1,41 | |
| FTSE100 | 0,00 | 0,00 | 0,00 | |
| HANGSENG | 20.536,65 | 0,00 | 0,00 | |
| NASDAQ | 0,00 | 0,00 | 0,00 | |
| NIKKEI225 | 9.380,25 | 0,00 | 0,00 | |
| STTIMES | 2.854,42 | -13,50 | -0,47 | |
|
| 3.980,50 | -65,15 | |
| % | -1,61 | |
| Close | : | 4.045,64 |
| High | : | 4.045,64 |
| Last | : | 3.980,50 |
| Open | : | 4.045,64 |
| Low | : | 3.934,70 |
| Change | : | -65,15 |
*Last updated 16 Mei 2012, 16:00:10
Breaking News
16 Mei 2012 08.24Kami prediksi hari ini IHSG akan cenderung bergerak turun dengan rentang 4,000 – 4,070.
Meskipun sempat berada di teritori positif selama sejam, IHSG kembali ditutup di teritori negatif meski lebih tinggi dibanding sesi pagi. IHSG ditutup di 4,045.64 dengan nilai transaksi Rp4.4tr dan Net Sell Asing Rp567m. Penguatan IHSG dipimpin oleh sektor properti residensial dan kawasan industri. Lalu sektor konsumen mengikuti. Meski demikian, tekanan dari sektor semen, CPO dan batubara masih menahan IHSG ditutup positif. Sektor bank pun bahkan sudah mulai naik di menit terakhir. Kekuatan IHSG terlihat akan diuji hari ini. Sentimen global yang masih negatif, minat beli yang muncul di menit terakhir serta libur panjang di minggu ini. Kami prediksi hari ini IHSG akan cenderung bergerak turun dengan rentang 4,000 – 4,070.
15 Mei 2012 08.14Pergerakan IHSG diperkirakan terbatas dalam rentang 4,025 – 4,065.
IHSG berakhir dengan penurunan sebesar 1.48% menuju 4,053.06 dengan nilai transaksi sedikit di bawah normal sebesar Rp2.9tr dan Net Sell Asing Rp200m. Penurunan IHSG cenderung membesar tidak lama setelah sesi 2 dimulai yang menandakan adanya sentimen negatif di Eropa. Pukulan terbesar didapat oleh sektor CPO, Coal, Residential dan kawasan industri, Retail dan konstruksi. Selain terpukul, saham perbankan pun menyumbang penurunan IHSG terbesar karena BBRI dan BBCA turun lebih dari 3%. Sentimen negatif yang masih terasa dari global masih berpotensi menurunkan IHSG namun karena IHSG seharusnya sudah Oversold, potensi Downside sudah terbatas dalam rentang 4,025 – 4,065.
14 Mei 2012 08.24Sentimen global yang cenderung mixed memberikan potensi bagi IHSG untuk mengalami Technical Rebound dengan rentang 4,095 – 4,160
IHSG bergerak melemah dengan ditutup di 4,114,14 atau turun 0.47% dengan nilai transaksi Rp3.24tr dan Net Sell Asing Rp322m. Pukulan telak kembali dirasakan oleh saham batubara, CPO dan properti residentil dan kawasan industri. Saham konsumen, automotive dan transportasi bergerak sedikit melawan penurunan IHSG. Saham Poultry diluar dugaan berhasil menguat signfikan dipimpin oleh CPIN dan JPFA seiring dengan Seasonality menjelang Ramadhan. Sentimen global yang cenderung mixed memberikan potensi bagi IHSG untuk mengalami Technical Rebound dengan rentang 4,095 – 4,160
11 Mei 2012 08.20Kami perkirakan IHSG akan bergerak naik dengan rentang 4,100 – 4,180
IHSG cenderung bergerak volatile namun lebih sering berada di teritori negatif. IHSG akhirnya berhasil ditutup menguat di menit terakhir sebesar 0.11% menuju 4,133.63 dengan nilai transaksi Rp3.54tr dan Net Sell Asing Rp309m. Sektor energi terlihat menguat terutama saham batubara kelas dua (KKGI, BRAU dan HRUM) serta saham infrastruktur energi (INDY, PGAS dan AKRA). Penguatan saham konsumer sudah mulai mereda dan minat beli beralih ke saham transportasi (GIAA, IATA dan CASS). Sentimen global secara umum masih negatif dari Eropa namun saat ini kenaikan lebih bersifat Technical Rebound seperti halnya IHSG. Kami perkirakan IHSG akan bergerak naik dengan rentang 4,100 – 4,180
08 Mei 2012 08.20Sentimen global yang lebih neutral dapat membantu IHSG untuk Technical Rebound dengan rentang pergerakan 4,140 – 4,195
IHSG langsung turun lebih dari 1% pada 30 menit pertama hingga bergerak flat di deket level 4,140 dan berakhir sedikit menguat di 4,158.86 (-1.37%) dengan nilai transaksi Rp3.96tr dan Net Sell Asing Rp266m. Pukulan terhadap IHSG merata kepada seluruh saham terutama di sektor agrikultur, pertambangan, aneka industri dan perdagangan. Sektor konsumsi berhasil sedikit menguat terutama GGRM dan MYOR. Sektor properti mengalami tekanan jual seperti sektor lainnya namun SMRA berhasil ditutup positif. Sektor perbankan terpukul hanya kepada beberapa saham besar seperti BMRI dan BDMN. Sentimen global yang lebih neutral dapat membantu IHSG untuk Technical Rebound dengan rentang pergerakan 4,140 – 4,195
07 Mei 2012 08.21IHSG berpotensi melemah dengan rentang 4,195 – 4,220
Meskipun sempat menyentuh All Time High baru di 4,234.73, IHSG ditutup melemah 0.17% menuju 4,216.68 dengan nilai transaksi sebesar Rp4tr dan Net Buy Asing Rp511m. Saham perbankan terlihat kembali bergerak seperti BBNI, BMRI dan BBTN. Diikuti oleh saham konsumer seperti UNVR dan ICBP. Saham CPO kembali tertekan dipimpin oleh LSIP dan SIMP. Sektor pertambangan pun belum terlihat berhenti turun karena HRUM, INCO dan ADRO masih tertekan. Sentimen negatif dari global ditambah perlemahan IHSG pada saat pembentukan All Time High baru (menandakan IHSG berada di puncak) berpotensi membawa IHSG melemah dengan rentang 4,195 – 4,220
03 Mei 2012 08.17Kami prediksi IHSG akan bergerak terbatas dengan kencenderungan turun dalam rentang 4,190 – 4,230
IHSG bergerak dengan kecenderungan menguat setelah melemah pada jam pertama. IHSG ditutup di 4,219.29, naik 0,56% dengan nilai transaksi yang tinggi Rp5.35tr dan Net Buy Asing Rp238m. Sektor otomotif, telekomunikasi dan konstruksi terlihat sangat bergairah. Sektor konstruksi Saham tambang mineral dan batubara masih terpukul. Minat beli terlihat mulai muncul pada saham Blue Chips dan Second Liner yang terbaik di sektornya. IHSG telah melewati batas atas dalam rentang Sideways di 4,100 – 4,190 sehingga membuka peluang untuk Uptrend dan kembali membuat rekor. Sentimen global yang negatif berpotensi menahan kenaikan IHSG. Kami prediksi IHSG akan bergerak terbatas dengan kencenderungan turun dalam rentang 4,190 – 4,230
02 Mei 2012 08.42Kami prediksi IHSG naik dengan rentang 4.160 – 4.200
IHSG bergerak flat tipis dengan kecenderungan turun. Pada satu jam terakhir IHSG cenderung naik hingga naik 0.36% dan ditutup di 4.195,98. Transaksi terjadi sebesar Rp3.46tr dengan Net Sell Asing sebesar Rp6.4m. Saham selektif berhasil menguat dan cenderung jauh lebih tinggi dibanding peers - nya (dimana rata – rata peers – nya turun) seperti sektor migas (PGAS +8%), sektor batubara (INDY +5%), sektor perbankan (BDMN +6%), sektor tol (CMNP +3%) serta sektor properti (CTRA +2%). Sentimen positif dari Amerika Serikat berpotensi membawa IHSG menembus Resistance dari rentang Sideways sejak awal Apr’12 di 4.195. Kami prediksi IHSG naik dengan rentang 4.160 – 4.200
01 Mei 2012 08.36Kami perkirakan pergerakan IHSG semakin sempit dengan rentang 4.140 – 4.190 dan prediksi kami hari ini IHSG akan cenderung menurun
IHSG akhirnya ditutup positif 0.4% menuju 4.180,73 setelah sepanjang sesi berada di zona negatif. Nilai transaksi terjadi sebesar Rp4.42tr dengan Net Buy Asing Rp398m. Sektor konsumsi mendominasi pergerakan hari ini dipimpin oleh emiten makanan seperti ICBP, INDF dan MYOR. Sektor konstruksi kembali bergerak setelah beberapa lama cenderung bergerak datar. Sektor properti masih bergerak naik dipimpin oleh CTRP dan LPKR. Perbankan menyeimbangkan IHSG sehingga tidak naik banyak meskipun Blue Chips kecil dan Second Liner naik cukup banyak. Kami perkirakan pergerakan IHSG semakin sempit dengan rentang 4.140 – 4.190 dan prediksi kami hari ini IHSG akan cenderung menurun
30 April 2012 08.32IHSG Kami prediksi IHSG akan bergerak dengan rentang 4.140 – 4.190
IHSG ditutup di 4.163,98 (turun 0.39%) setelah hanya 30 menit pertama berada di teritori negatif dengan nilai transaksi Rp4.86tr dan Net Buy Asing Rp1.069tr. Saham retail mulai erlihat diburu Investor terutama CSAP dan RALS. Saham properti kapitalisasi besar kembali mencatat Gain seperti ASRI, BSDE, CTRS dan DILD. Kinerja 1Q12 yang tidak terlalu bagus membuat saham perbankan turun terutama BBRI dan BBCA. Saham konsumer terpukul serta saham batubara masih berada dalam tekanan kecuali saham batubara dengan cadangan besar seperti BUMI dan PTBA. IHSG berpotensi bergerak dengan kecenderungan naik pada hari ini. Kami prediksi IHSG akan bergerak dengan rentang 4.140 – 4.190
