Market Info
| index | Change | % | ||
|---|---|---|---|---|
| DJIA | 0.00 | 0.00 | 0.00 | |
| FTSE100 | 0.00 | 0.00 | 0.00 | |
| HANGSENG | 20,917.83 | 0.00 | 0.00 | |
| NASDAQ | 0.00 | 0.00 | 0.00 | |
| NIKKEI225 | 8,390.35 | 0.00 | 0.00 | |
| STTIMES | 2,854.42 | -13.50 | -0.47 | |
|
| 3,995.10 | -7.85 | |
| % | -0.20 | |
| Close | : | 4,002.95 |
| High | : | 4,002.95 |
| Last | : | 3,995.10 |
| Open | : | 4,002.95 |
| Low | : | 3,983.54 |
| Change | : | -7.85 |
*Last updated 22 February 2012, 15:59:53
Breaking News
February 22, 2012 08:50IHSG kami perkirakan masih akan berpotensi naik namun akan tertahan di Resistance di 4.020 dengan Support di 3.950.
IHSG bergerak menguat +0,57% menuju 4.002,95 dengan nilai transaksi senilai Rp4,671tr dimana Investor Asing mencatat Net Buy sebesar Rp79m. IHSG menguat di sesi kedua ditopang oleh saham – saham perbankan yang naik rata – rata 1,4% seperti BBCA, BBNI dan BBRI. Saham – saham batubara lapis kedua masih merangkak naik dengan INDY +5,8%, BORN, DEWA dan DOID yang bergerak diatas 1%. Keberhasilan IHSG naik menyentuh level psikologis di 4.000 menjadi katalis terhadap kecenderungan IHSG untuk bergerak lebih tinggi lagi. IHSG kami perkirakan masih akan berpotensi naik namun akan tertahan di Resistance di 4.020 dengan Support di 3.950.
February 21, 2012 08:29Kami perkirakan IHSG berpotensi naik terbatas mendekati level 4.020 dan akan cenderung melemah tipis di level 3.900.
IHSG ditutup naik tipis +0,093% menuju 3.980,25. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,778tr dimana Investor Asing mencatat Net Buy sebesar Rp181m. Saham batubara tercatat naik tinggi seperti INDY +4,08%, HRUM, PTBA , DOID dan BORN naik rata – rata +2,5%. IHSG mencatat kinerja yang kurang baik meskipun sentimen global secara umum adalah Bullish. Kenaikan IHSG dalam dua hari ini terlihat kurang baik karena merupakan Rebound dari Support di sekitar 3.875 – 3.900. Meski demikian, Investor Asing yang mulai mencatat Net Buy berpotensi menopang kejatuhan IHSG. Kami perkirakan IHSG berpotensi naik terbatas mendekati level 4.020 dan akan cenderung melemah tipis di level 3.900.
February 20, 2012 09:02Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak naik mendekati Resistance kami di 4.020.
IHSG ditutup menguat +1,25% menuju 3.976,54 dengan nilai transaksi Rp3,641tr. Selama sepekan terakhir, Investor Asing mencatat Net Sell sebesar Rp174m. Investor Asing banyak menjual saham LPKR (-1,4%), ASRI (+3,5%) serta ENRG (+0,5%). Hampir seluruh sektor tercatat menguat dalam pekan terakhir kecuali sektor konsumen (secara Mingguan turun -0,26%) yang beberapa hari lalu terpukul. Sentimen positif dari global dan regional akan mempengaruhi pergerakan IHSG dimana kami perkirakan IHSG dapat bergerak naik pekan ini meski masih dalam rentang Sideways di 3.875 – 4.020. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak naik mendekati Resistance kami di 4.020.
February 17, 2012 08:28Kami memprediksi IHSG masih bergerak turun namun belum akan menembus Support kami di 3.875. Kenaikan yang mungkin terjadi akan terbatas di level 3950.
IHSG turun -0,64% menuju level 3.927,60 dengan nilai transaksi Rp4,066tr. Semua sektor turun kecuali sektor keuangan dan sektor konstruksi. Sektor yang memberatkan IHSG adalah sektor industri lain – lain (ASII turun -2,0%), sektor konsumen dan sektor manufaktur. Sektor keuangan berhasil bertahan +0,84% setelah beberapa hari terakhir menjadi pemberat IHSG. Penurunan IHSG lebih terjadi karena opini Investor Asing yang mulai melihat Indonesia tidak sebaik tahun lalu. Kami memprediksi IHSG masih bergerak turun namun belum akan menembus Support kami di 3.875. Kenaikan yang mungkin terjadi akan terbatas di level 3950.
February 16, 2012 08:29IHSG memiliki peluang untuk naik hingga level psikologis di 4.000 dengan Support di 3.875.
Meskipun pergerakannya sedikit dan sepi, IHSG tetap ditutup menguat tipis 0,23 poin (+0,01%) ke level 3.953,05. Sektor yang membantu kenaikan IHSG adalah sektor properti, sektor perdagangan dan sektor pertambangan. Sektor perbankan menjadi salah satu penyebab tekanan IHSG serta sektor aneka industri dimana saham ASII kembali tertekan sebesar -1,0%. Investor Asing masih melakukan Net Sell sebesar Rp388m. Bursa – bursa regional Asia yang cenderung tertekan sebagai potensi aksi Taking Profit dapat menjadi sentimen negatif untuk IHSG setelah IHSG sendiri tidak ikut euphoria regional kemarin. Meski demikian, secara teknikal, IHSG memiliki peluang untuk naik hingga level psikologis di 4.000 dengan Support di 3.875.
February 15, 2012 08:28IHSG berpeluang melakukan Pullback menuju level 4000
IHSG ditutup turun -0,229% menuju 3.952,817 dengan nilai transaksi yang moderat berkisar Rp4,051tr. Investor Asing kembali mencatat Net Sell sebesar Rp60m. Saham properti naik +1,13% terkait berita suku bunga FLPP sebesar 7%. Saham ASII yang Rebound sebesar +0,477% setelah turun banyak tidak mampu menolong pergerakan IHSG. Sektor keuangan kembali menjadi penyebab IHSG turun karena sektor ini turun -1,54% diikuti oleh sektor pertambangan yang turun -0,22%. Mengikuti sentimen positif dari Jepang, kami prediksi IHSG akan bergerak menguat dalam range tipis antara 3950 hingga 4000 dimana level 4000 ini adalah Up Trendline yang sebelumnya tertembus dan IHSG berpeluang melakukan Pullback menuju level 4000 tersebut.
February 14, 2012 08:40IHSG berpotensi naik tipis hingga level psikologis di 4000 dengan Support di 3875 dan 3950.
IHSG menguat 1,27% menuju 3.961,902 dengan nilai transaksi Rp4,26tr. Investor Asing kembali mencatat Net Buy tipis sebesar Rp56m. Sektor Aneka Industri yang dipimpin oleh ASII yang naik +3% menuju 73.350 berhasil membawa IHSG Rebound setelah sebelumnya jatuh terpuruk karena ASII juga (saat itu ASII jatuh -2,4%). Saham Blue Chips lain yang sebelumnya terpukul, kini bangkit seperti BMRI +3,3% dan BBRI +3,0%. Saham JSMR naik +5,1% menyusul masih Bullishnya sentimen pada emiten infrastruktur. IHSG masih memiliki potensi naik meskipun tidak banyak karena kenaikan kemarin tidak dibarengi dengan volum sehingga kenaikannya kurang kuat. IHSG berpotensi naik tipis hingga level psikologis di 4000 dengan Support di 3875 dan 3950.
February 10, 2012 08:22IHSG masih berpeluang menuju level terdekat ke 4000 hingga Resistance di 4020.
IHSG turun -9,71 poin atau -0,243% dengan nilai transaksi sebesar Rp5,574tr. Investor Asing masih mencatat Net Sell yang cukup besar senilai Rp420m. IHSG berhasil menguat disesi terakhir meskipun belum cukup untuk masuk ke teritori positif. Sektor yang menahan kejatuhan IHSG adalah sektor agrikultur yang naik 1,56% dan sektor konsumer yang naik +1,22%. Saham ASII masih turun -2,53% setelah di – downgrade oleh broker asing beberapa hari lalu. Penurunan BI Rate menjadi 5,75% dari 6% tidak banyak menolong pergerakan IHSG. Secara teknikal, meskipun mengalami penurunan, IHSG masih berpotensi naik meneruskan pergerakan Rebound dari Support di 3950. IHSG masih berpeluang menuju level terdekat ke 4000 hingga Resistance di 4020.
February 09, 2012 08:20IHSG berpotensi meneruskan pergerakan naik dalam jangka pendek menuju Resistance di 4020 dengan Support di 3950.
IHSG naik 33,247 poin atau 0,841% menuju level 3.988,699 dengan nilai transaksi sebesar Rp6,484tr dimana Investor Asing mencatat Net Sell sebesar Rp257m. Seluruh sektor, kecuali aneka industri, bergerak naik dimana kenaikan terbesar ada di sektor perdagangan naik +2,06%, pertambangan +1,409% dan industri dasar +1,26%. Sektor aneka industri turun karena ASII turun -1,05% menuju Rp74.850 setelah di downgrade menjadi Underweight dari Neutral oleh broker asing karena valuasi yang mahal. IHSG berpotensi meneruskan pergerakan naik dalam jangka pendek menuju Resistance di 4020 dengan Support di 3950. Sentimen global mixed dimana di bursa A.S naik namun bursa Eropa turun dan bursa Asia cenderung turun.
February 08, 2012 08:35IHSG kami prediksi menguat seiring dengan aksi Profit Taking yang mulai mereda dan adanya potensi Trading jangka pendek
IHSG turun -0,486% menuju 3.955,45 dengan nilai transaksi sebesar Rp5,375tr. Investor Asing mencatat Net Sell sebesar Rp600m disaat yang sama Investor Lokal mencatat Net Buy sebesar Rp610m. Seluruh sektor turun kecuali sektor perkebunan (+1,017%) dan sektor properti (+0,484). Sektor yang turun paling dalam adalah sektor aneka industri (-1,37%) dengan ASII yang turun -1,75% menuju Rp75.650, sektor keuangan -0,95% serta sektor perdagangan -0,78%. IHSG masih memiliki peluang untuk turun secara teknikal meskipun tidak banyak. Mengikuti sentimen global, IHSG kami prediksi menguat seiring dengan aksi Profit Taking yang mulai mereda dan adanya potensi Trading jangka pendek
